12 JAM, ADA 2 KEBAKARAN

Go down

12 JAM, ADA 2 KEBAKARAN

Post  Admin on Mon Jan 24, 2011 9:53 pm

Belum hilang duka akibat kebakaran di Jalan Hasan Basri dan Lambung Mangkurat pada Jumat (21/1), si jago merah kembali mengamuk di Kota Tepian. Dalam waktu sekira 12 jam, dua kebakaran terjadi di lokasi berbeda. Pada Minggu (23/1), dini hari, kebakaran melanda Pasar Berkat, Loa Janan. Minggu siangnya, api kembali menghanguskan rumah bangsalan di Jalan M Said, RT 12, Karang Paci.
Dari informasi yang diperoleh media ini, kebakaran di Loa Janan setidaknya menghanguskan 24 bangunan. Lima di antaranya adalah toko. Akibatnya, 30 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kebakaran di kawasan itu bemula sekira pukul 01.30 Wita. Diduga api mulai berkobar dari lilin di salahsatu rumah warga, karena saat itu listri sedang padam di sebagian besar Samarinda.
Pertiwi (55), salah seorang saksi mata menuturkan, saat kejadian lampu memang tengah padam. Dia yang saat itu terlelap, sontak terbangun ketika mendengar teriakan kebakaran. “Enggak pikir panjang lagi, saya langsung bawa anak keluar. Saya hanya bisa bawa surat-surat penting, sisanya nggak ada,” katanya.
Sebanyak 15 unit pemadam dikerahkan untuk menaklukkan kobaran api. Selain mobil pemadam milik Pemkot, ada juga dari perusahaan kayu di kawasan itu. “Lokasinya padat dan di pinggir sungai. Kurang lebih satu jam, api dapat dikendalikan,” kata M Yusuf, petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, kebakaran di Jalan M Said menghanguskan dua rumah bangsal empat pintu pada pukul 14.00 Wita. Kedua rumah bangsal itu dihuni empat kepala keluarga. Belum bisa dipastikan asal api pada musibah tersebut. Karena, menurut informasi warga, saat kejadian rumah yang sebelumnya diduga awal munculnya api dalam keadaan kosong. Rumah itu adalah milik Yusuf. Yana, adik pemilik rumah bangsalan menyebutkan, saat kejadian Yusuf memang sedang tidak di tempat.
Tujuh mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Pantauan median ini, petugas kesulitan memadamkan api karena akses jalan yang terlalu sempit. “Sumber air susah, dan banyak warga yang berkerumun di lokasi kejadiaan menghambat petugas menuju lokasi kebakaran,” kata Makmur, salah seorang petugas pemadam kebakara. Makmur saat itu mengingatkan, agar warga selalu waspada saat menggunakan kompor atau lilin saat pemadaman listrik.
Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang Iptu Tribuana mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menghanguskan empat rumah bangsalan itu. “Api menyala disebut warga dari bangsal yang di tinggal pemiliknya. Pemiliknya bernama Yusuf, kini masih menjalani pemeriksaan, rumah tersebut ditinggalkanya dalam keadaan kosong,” ucapnya.



SUMBER : Kaltim Post

Admin
Admin

Jumlah posting : 293
Registration date : 21.10.07

Lihat profil user http://brtv.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik